Berita suka suka
Home Hiburan Terungkap, Ini Tiga Fakta Baru Kasus Kematian Anak Tamara dan Angger Dimas

Terungkap, Ini Tiga Fakta Baru Kasus Kematian Anak Tamara dan Angger Dimas

Yudhy Net, JAKARTA — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menaikkan status kasus kematian D (6 tahun), putra artis Tamara Tyasmara dan Angger Dimas ke tahap penyidikan. Sejauh ini, penyidik ​​sudah memeriksa 20 orang saksi, termasuk ibu korban, Tamara, dan pacarnya.

Namun penyidik ​​Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam kasus kematian Dante. Sejauh ini seluruh saksi yang diperiksa masih sebatas saksi. Sejumlah fakta baru terungkap dalam kasus meninggalnya D yang diduga meninggal dunia setelah tenggelam saat latihan renang.

1. Pacar Tamara ada disana

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, pacar Tamara Tyasmara diketahui membuntuti korban D saat sedang bosan dan berenang di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Hal itu diketahui setelah polisi memeriksa kamera pengawas atau rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV, (pacar Tamara) ada (di dalam kolam), kata Wira

Kemudian, berdasarkan fakta di lokasi kejadian, para detektif menelepon dan melakukan penyelidikan terhadap pacar Tamara yang kini belum diketahui identitasnya. Tak hanya pacar Tamara, penyidik ​​juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Tamara dan sejumlah pihak seperti pihak pengelola kolam renang dan pihak rumah sakit yang membenarkan meninggalnya korban D.

“Kami masih mengambil keterangan (pacar Tamara) sebagai saksi,” kata Wira.

2. Ditemukan unsur kelalaian pidana

Berdasarkan hasil gelar perkara pada Selasa (6/2/2024), penyidik ​​mencurigai adanya kelalaian dalam kematian anak Tamara dan Angger. Jadi dalam kasus ini polisi menggunakan Pasal 359 KUHP. Namun, tidak menutup kemungkinan penyidik ​​akan menggunakan pasal lain dalam peristiwa meninggalnya D.

“Untuk saat ini kami masih menggunakan dugaan Pasal 359 KUHP yaitu kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya orang lain. Kami akan kembangkan jika ditemukan potensi tindak pidana lainnya,” jelas Wira.

3. Muntah saat latihan renang

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, korban D muntah-muntah saat berlatih renang sebelum meninggal pada Sabtu (27/1/2024). Setelah jenazah dikeluarkan dari kolam, korban diduga sudah tidak sadarkan diri.

Kemudian, korban D langsung dibawa ke RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur. Sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di rumah sakit tak jauh dari kolam renang.

– Ada beberapa saksi yang melihat korban saat latihan renang dan muntah-muntah, namun setelah digendong korban tidak sadarkan diri, kata Ade Ary.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad